Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

TATALAKSANA LEUKEMIA AKUT

TATALAKSANA LEUKEMIA AKUT Terapi untuk leukemia akut dapar digolongkan menjadi dua, yaitu: 1. Terapi spesifik: dalam bentuk kemoterapi 2. Terapi suportif: untuk mengatasi kegagalan sumsum tulang, baik karena proses leukemia           sendiri atau sebagai akibat terapi. Kemoterapi Tahapan pengobatan kemoterapi terdiri atasrl-6'13-14 l. Fase induksi remisi Berupa kemoterapi intensif untuk mencapai remisi, yaitu suatu keadaan di mana gejala klinis menghilang, disertai blast dalam sumsum tulang kurang dari 5%. Dengan pemeriksaan morfologik tidak dapat dijumpai sel leukemia dalam sumsum tulang dan darah tepi. 2. Fase postremisi Suatu fase pengobatan untuk mempertahankan remisi selama mungkin yang pada akhirnya akan menuju kesembuhan. Hal ini dicapai dengan: a. kemoterapi lanjutan, terdiri atas: i. Terapi konsolidasi ii. Terapi pemeliharaan (maintenance) iii. Late intensifcation b. transplantasi sumsum tulang: me...

Prognosis OBESITAS

    Prognosis obesitas tergantung pada penyebab dan ada tidak adanya komplikasi. Bila ada komplikasi maka Obesitas bisa memiliki prognosis yang buruk dimana seperti komplikasi kardiovaskular yang bisamenyebabkan stroke dan kematian serta obesitas yang berlanjut sampai dewasa, morbiditas dan mortalitasnya tinggi. Begitupun bila Obesitas tanpa komplikasi dan berat badan bisa dikontrol dengan diet dan aktivitas fisik makas obesitas dapat berprognosis baik. Hasil diet dan atau modifikasi latihan fisik berhasil hanya cukup jangka pendek. Penelitian pemantauan yang cukup lama menunjukkan frekuensi kambuh pada umur 4 – 10 tahun, yang berhasil mempertahankan penurunan BB (tetapi belum normal) hanya sedikit kurang dari 50% penderita. Meta-analisis peneliti Kanada yang mengevaluasi obesitas pada anak, digunakan pada pengembangan pedoman praktis, di dukung kebutuhan pengukuran BB dan TB anak berikutnyaterutama untuk mengesampingkan kegagalan pertumbuhan, tetapi analisis...