Bermula di hari ulang tahunku ketika duduk dibangku SMA.
subuh itu datanglah sahabat ku ke rumah dengan membawakan kue dan kado untuk kejutan ku dilanjutkan pula dengan bermain di pantai dekat rumahku.
jaman jaman nya anak gaul dan dikelilingi dunia elektronik serta media sosial.
ucapan terimakasih yg ku tujukan kepada para sahabatku melalui media sosial terbaca oleh orang lain, termasuk dia.
Dia seorang lelaki yang sekelas dengan ku saat dibangku SMP dan Se SMA dengan ku serta satu ekstrakulikuler dengan ku.
menyapa ku lewat chattingan media sosial:
+"ultah ga ngomong ngomong"
-"hei,aku ultah loh" balasku dengan sangat santai.
chtingan berlanjut hingga membahs kado ulang tahun,ku jawablah sebuah kado terserahlah apa saja yg bermanfaat dan bukan barang bekas.
ntah kenapa sampai terbahas boneka.
+"boneka sperti apa?"
-" boneka yang mirip denganmu (isengku)"
hari pun berlanjut dikehidupan nyata seprti biasa, dia adalah tipe yg tidak membawa ponsel ke sekolah ,berbeda denganku. sehingga kelas yg cukup jauh atau info apa harus lewat ponsel temannya.
aku tak mengira akan ada pertemuan disore hari setelah kelas selesai untuk memberikan ku kado boneka itu.
ntah sejak kapan mulai pastinya, hubungan aku dan dia tidak sperti sebelumnya.
sering smsan dan telponan di malam hari,
aku biasa saja tpi memang mungkin ini lah yg dinamakan PDKT ,aku terlalu polos tpi tidak juga aku pun sering menangkap sinyal itu.
1. minta ditemenin beli buku untuk UN,
ntah brapa kali ku tolak sampai akhirnya hal itu terjadi.
ketemuan digerbang sekolah,tpi aku ngobrol lama dengan temanku dan dia tetap menunggu sampai akhirnya aku memutuskan pergi dengannya.
seblum ke toko buku mampir ke soup buah dan yah dengan membawa motor sendiri sendiri. itu pertama kalinya itu masa pdkt yg waw cukup sekali saja.
dia bayarin soup buah aku bayarin parkir.
soup buah kali itu berasa berbeda tak sperti ketika man bersama teman2ku. rasanya seprti ntahlah atau mungkin karna dia trlalu cepat sehingga aku trkesan lama dan akhirnya ga habis. atau karna ga sambil ngobrol seperti ketika aku dengan temanku sehingga jadi agak bosan.
sesampai ditoko buku lihat buku dll ketemu temanku dan yahaaa nyapa2 aja. terus kluar dri toko buku ambil tas dan..........kunci motorku tak ada.
dipikiran ku itu tertinggal di jaok motor atau hilang minta antarkan serap kunci.
tapi reaksi cemas agak berlebih dari dia.
eskalator dalam perbaikan mutar ke eskalator lain padahal biasa aja eskalator yg sblmnya jadi tangga.
hahahah,aku masih jalan seperti biasa mnuju tempat parkir dan dia setengah berlari krna cemas.
alhamdulillah diselmatka boleh tukang parkir kunci motorku.
2." kalo dia nelpon ada yg marah ga??"
3. "boleh ga make foto berdua untuk profil medsos?" saat itu bisa dibilang sedikit terpaksa berfoto berdua dengannya saat pensi sekolah karna syarat kerja sama dari temanku.
4. "ada waktu kosong ga?"
5. "ada yg mau aku ceritakan..."
dsb nya sinyal yg tertangkap jelas pada ku..
sampai akhirnya aku membaca tentang khalwat di medsos...chatingan dan telponan kami slma ini ternyata sudah termasuk khalwat .
aku menyadari nya sehingga aku mulai untuk mematuhi.
ketika chatingan aku tak tanya sebaliknya,
dan sampai akhirnya dia ingin menelponku karna ingin cerita...ntah itu cerita apa. yg ku tau itu bukanlah telpon syar'i atau mungkin dia ingin mengajak ku pacaran.
aku membalas "maaf tidak terima telpon yang tidak syar'i"
itu mungkin seketika menjadi bom dan pembatas baginya, perlahan hubungan salah slma ini mundur dan hilang secara teratur.
ini cerita hidayah ku untuk memulai hijrah.
bagaimana denganmu ukhti??
akan biasa berdosa kecil atau akan memulai dengan kebaikan walau terkadang pahit.
eits, itu tidak ada pahitnya nya yernyata ukhti.
tahukah kamu berita apa yg kudapatlan tentang dia? dia berpacaran dengan junior kami di SMA setelah ku lihat ternyata tanggal jadiannya tidak jauh dari tanggal kami sering berhubungan dlu. bisa disimpulkan dia tidak hanya mendekati ku.
aku semakin bersyukur kpada Allah Ukhti stelah tau kebenaran itu.
hijrah,mari hijrah ukhti.
jemputlah hidayahNya.
mari bersama mencari RidhoNya..Allahu Akbar.
syukron telah membaca sampai selesai ukhti .
smg hidayah segera datang kepda ukhti untuk hijrah ke lebih baik, bagi ukhti yg sedang hijrah ,jangan lah puas dengan hijrah sekarang. hayo hijrah yg lebih baik lagi dan jangan lupa pula untuk Istiqomah.
sesunggguhnya hijrah itu tidak sulit ukhti, tapi Istiqomah itu tidaklah mudah.
salam semangat semoga berjumpa di Jannah. Assalamualaikum.
subuh itu datanglah sahabat ku ke rumah dengan membawakan kue dan kado untuk kejutan ku dilanjutkan pula dengan bermain di pantai dekat rumahku.
jaman jaman nya anak gaul dan dikelilingi dunia elektronik serta media sosial.
ucapan terimakasih yg ku tujukan kepada para sahabatku melalui media sosial terbaca oleh orang lain, termasuk dia.
Dia seorang lelaki yang sekelas dengan ku saat dibangku SMP dan Se SMA dengan ku serta satu ekstrakulikuler dengan ku.
menyapa ku lewat chattingan media sosial:
+"ultah ga ngomong ngomong"
-"hei,aku ultah loh" balasku dengan sangat santai.
chtingan berlanjut hingga membahs kado ulang tahun,ku jawablah sebuah kado terserahlah apa saja yg bermanfaat dan bukan barang bekas.
ntah kenapa sampai terbahas boneka.
+"boneka sperti apa?"
-" boneka yang mirip denganmu (isengku)"
hari pun berlanjut dikehidupan nyata seprti biasa, dia adalah tipe yg tidak membawa ponsel ke sekolah ,berbeda denganku. sehingga kelas yg cukup jauh atau info apa harus lewat ponsel temannya.
aku tak mengira akan ada pertemuan disore hari setelah kelas selesai untuk memberikan ku kado boneka itu.
ntah sejak kapan mulai pastinya, hubungan aku dan dia tidak sperti sebelumnya.
sering smsan dan telponan di malam hari,
aku biasa saja tpi memang mungkin ini lah yg dinamakan PDKT ,aku terlalu polos tpi tidak juga aku pun sering menangkap sinyal itu.
1. minta ditemenin beli buku untuk UN,
ntah brapa kali ku tolak sampai akhirnya hal itu terjadi.
ketemuan digerbang sekolah,tpi aku ngobrol lama dengan temanku dan dia tetap menunggu sampai akhirnya aku memutuskan pergi dengannya.
seblum ke toko buku mampir ke soup buah dan yah dengan membawa motor sendiri sendiri. itu pertama kalinya itu masa pdkt yg waw cukup sekali saja.
dia bayarin soup buah aku bayarin parkir.
soup buah kali itu berasa berbeda tak sperti ketika man bersama teman2ku. rasanya seprti ntahlah atau mungkin karna dia trlalu cepat sehingga aku trkesan lama dan akhirnya ga habis. atau karna ga sambil ngobrol seperti ketika aku dengan temanku sehingga jadi agak bosan.
sesampai ditoko buku lihat buku dll ketemu temanku dan yahaaa nyapa2 aja. terus kluar dri toko buku ambil tas dan..........kunci motorku tak ada.
dipikiran ku itu tertinggal di jaok motor atau hilang minta antarkan serap kunci.
tapi reaksi cemas agak berlebih dari dia.
eskalator dalam perbaikan mutar ke eskalator lain padahal biasa aja eskalator yg sblmnya jadi tangga.
hahahah,aku masih jalan seperti biasa mnuju tempat parkir dan dia setengah berlari krna cemas.
alhamdulillah diselmatka boleh tukang parkir kunci motorku.
2." kalo dia nelpon ada yg marah ga??"
3. "boleh ga make foto berdua untuk profil medsos?" saat itu bisa dibilang sedikit terpaksa berfoto berdua dengannya saat pensi sekolah karna syarat kerja sama dari temanku.
4. "ada waktu kosong ga?"
5. "ada yg mau aku ceritakan..."
dsb nya sinyal yg tertangkap jelas pada ku..
sampai akhirnya aku membaca tentang khalwat di medsos...chatingan dan telponan kami slma ini ternyata sudah termasuk khalwat .
aku menyadari nya sehingga aku mulai untuk mematuhi.
ketika chatingan aku tak tanya sebaliknya,
dan sampai akhirnya dia ingin menelponku karna ingin cerita...ntah itu cerita apa. yg ku tau itu bukanlah telpon syar'i atau mungkin dia ingin mengajak ku pacaran.
aku membalas "maaf tidak terima telpon yang tidak syar'i"
itu mungkin seketika menjadi bom dan pembatas baginya, perlahan hubungan salah slma ini mundur dan hilang secara teratur.
ini cerita hidayah ku untuk memulai hijrah.
bagaimana denganmu ukhti??
akan biasa berdosa kecil atau akan memulai dengan kebaikan walau terkadang pahit.
eits, itu tidak ada pahitnya nya yernyata ukhti.
tahukah kamu berita apa yg kudapatlan tentang dia? dia berpacaran dengan junior kami di SMA setelah ku lihat ternyata tanggal jadiannya tidak jauh dari tanggal kami sering berhubungan dlu. bisa disimpulkan dia tidak hanya mendekati ku.
aku semakin bersyukur kpada Allah Ukhti stelah tau kebenaran itu.
hijrah,mari hijrah ukhti.
jemputlah hidayahNya.
mari bersama mencari RidhoNya..Allahu Akbar.
syukron telah membaca sampai selesai ukhti .
smg hidayah segera datang kepda ukhti untuk hijrah ke lebih baik, bagi ukhti yg sedang hijrah ,jangan lah puas dengan hijrah sekarang. hayo hijrah yg lebih baik lagi dan jangan lupa pula untuk Istiqomah.
sesunggguhnya hijrah itu tidak sulit ukhti, tapi Istiqomah itu tidaklah mudah.
salam semangat semoga berjumpa di Jannah. Assalamualaikum.
Komentar
Posting Komentar