Langsung ke konten utama

soal fisika kelas X

1.Seorang yang miopi titik dekatnya 25cm sedangkan titik jauhnya 100 cm.Agar ia dapat melihat benda yang jauh,ia harus memakai kacamata yang kekuatannya….
Jawab:    S= ~  ; S’= -100 cm
                        1/f = 1/100
                        D= 1/-100 X 100 =  -1 dioptri

2. Aldo ketika berumur 55 tahun menderita hipermetropi, tidak dapat membaca koran yang berada lebih dekat dari 50 cm di depan matanya. Berapa dioptri kekuatan kacamata christiano ronaldo ?

jawab : S' = -50 cm, S = 25 cm, f ? dan P?
1/25 + 1/-50 = 1/f,
f = 50 cm,
P = 100/50    
   = 2 Dioptri

3.Seorang penderita Miopi memakai lensa -1,0  D.
    Berapa titik jauh orang tersebut?
Jawab:
                P= 1/f
                F=1/1 = -1m =-100 cm
1/S’ = 1/F -1/S
        = 1/-200 – 1/~ =1/-200
S’ =-200 cm


4.Seorang penderita presbiopi mempunyai titik dekat 50 cm.Agar dapat membaca pada jarak baca normal(25 cm).Orang itu harus  memakai kacamata dengan ukuran . . .
                        Dik: S’ = 50cm                                   Dit: P= . . . ?
                                S = 25 cm
Jawab: 1/S+1/S’ = 1/f                       P= 1/f  X 100
            1/25+1/50 = 1/f                     = 3/50 X 100
            2/50+1/50 = 3/50                  = 6 dioptri

5. Titik dekat  seseorang adalah 60 cm. Berapakah jarak focus kacamata yang harus digunakan agar dia dapat melihat dengan jelas suatu benda yang berada 20 cm di deoan matanya?
Jawab:  1/20+1/-60 =3/60-1/60
                                  1/f=2/60
                                    F = 60/2
   = 30cm
6.Sebuah proyektor memiliki jarak fokus 10cm membentuk suatu bayangan yang tingginya 60cm dari sebuah slide yang daerah gambarnya memiliki tinggi 20mm.Berapakah jauh lensa proyektor dari layar?
Jawab :           Dik: f = 10cm
                               h’= 60cm
                               h = 20mm= 2cm
                        Dit: s’. . .?

                        M= |h’/h|=|s,/s|                                         1/10= 60/2s’ + 1/s’
                           = 60/2=s’/s                                                 1/10= (60+2)/2s’
                        S = 2/60 s’                                                      1/10 – 62/2s’
                                                                                                2s’= 10 X 62
                                                                                                S’ = 310 cm
7.Sebuah lensa berjarak fokus 4 cm digunakan sebagai lup. Agar mata melihat dengan akomodasi maksimum maka letak benda dari lup adalah…
Dik:  f= 4 cm                                                              Dit: S = . . . ?
                        S’=-Sn = -25cm
Jawab: 1/s= 1/f- 1/s’
                  =1/4  -  1/-25
                  =21/100
            S = 100/21
               =4,7 cm
8.Andi memiliki mikroskop, yang memiliki lensa obyektif dan lensa okuler yang masing-masing memiliki titik api (fokus) masing-masing 0,90 cm dan 5 cm. Jarak antara lensa obyektif dan lensa okuler 13 cm. Sebuah preparat yang panjangnya 0,05 cm dan diletakkan 1 cm dari lensa obyektif. Tentukan letak dan besar bayangannya !.
Jawab:
mikroskop f oby < f ok
                    f oby = 0,9 cm dan f ok = 5 cm
                    d = 13 cm
                    h oby = 0,05cm
                  S oby = 1 cm
 DITANYA :  S' ok…..?
                    h' ok …..?
lensa obyektif : 1/s + 1/s' = 1/f
                        1/1 + 1/s' = 1/0,9
 maka s' oby = 9 cm
 karena       d = s' oby + s ok 13 = 9 cm + s ok
 maka s ok = 13 -9 = 4 cm
lensa okuler : 1/s + 1/s' = 1/f
                     1/4 + 1/s' = 1/5
jd s' ok = - 20 cm
              M = [ s'/s] oby x [ s'/s] ok = [9/1] x [-20/4] = 45 x
              maka h' = 0,05 x 45 = 2,25 cm
              jd bayangan akhir mikroskop s' = - 20 cm dan h' = 2,25 cm




9.Sebuah mikroskop mempunyai obyektif yang berjarak titik api 10 mm dan okuler
yang berjarak titik api 25 mm. Berapakah jarak antara kedua lensa itu dan
berapakah perbesarannya apabila bendanya berada
pada jarak 10,5 mm dari obyektif dan mata berakomodasi maksimum ?

Dik:         f oby = 10 mm
               f ok = 25 mm
               S oby = 10,5 mm
               mata berakomodasi maksimum
Ditanya : d ? M ?
Jawab:
lensa obyektif : 1/10,5 + 1/s' = 1/10,
                               maka s' oby = 210 mm.
Lensa okuler : s' ok = -25 cm = -250 mm,
                               1/s +1/-250 = 1/25,
                                s ok = 250/11 mm
M = [s'/s] oby x [ sn/f + 1]
     = 210/10 x ( 250/25 + 1)
     =21 x 11
     = 231 kali
d = s' oby + s ok
   = 210 mm + 250/11
   = 232 + 22,73
   =254,73 mm

10. Obyektif dan okuler sebuah mikroskop masing-masing mempunyai jarak titik api 2
cm dan 5cm. Jika sebuah benda diletakkan pada jarak 2,5 cm dari obyektif, berapakah
jarak antara obektif dan okuler untuk mata yang tidak berakomodasi dan
berapakah perbesarannya ?

dik : f oby = 2 cm, s oby = 2,5 cm dan f ok = 5 cm, mata tak berakomodasi.
Dit: M ? d ?
Jawab : d = s' oby + f ok
lensa obyektif : 1/2,5 + 1/s'
                        = 1/2 maka s' oby = 10 cm
maka d = s' oby + f ok = 10 cm + 5 cm = 15 cm.

M (minimum = mata tak berakomodasi) = [s'/s] oby x [sn/f]
= [10/2,5][25/5]
 = 4 x 5 = 20 kali



11.Sepotong aluminium ( C = 0,21 kal/groC) dengan massa 20 gram bersuhu 90oC dijatuhkan pada balok es besar bersuhu 0oC. Berapakah es dapat dilebur oleh potongan aluminium itu?
Jawab :
Kalor lebur es = 80 kal/gr. Kalor yang dilepaskan aluminium :
http://www.unhas.ac.id/%7Emkufisika/GRT/delta.gifQ1 = (m Chttp://www.unhas.ac.id/%7Emkufisika/GRT/delta.gift)Al = ( 20 gr )(0,21 kal/groC)(90oC) = 378 kalori
Kalor yang diterima es : http://www.unhas.ac.id/%7Emkufisika/GRT/delta.gifQ2 = L m = ( 80 kal/gr)(m) Azaz Black :
http://www.unhas.ac.id/%7Emkufisika/GRT/delta.gifQ1 = http://www.unhas.ac.id/%7Emkufisika/GRT/delta.gifQ2
378 kal = 80 m kal m = 378/80 = 4,7 gram

12.Sebuah skala meter terbuat dari baja diusahakan agar pada jelajah tertentu memiliki akurasi 5 x 10-5 mm. Hitunglah perubahan / variasi maksimum temperatur selama pengukuran berlangsung.
Jawab:
http://www.unhas.ac.id/%7Emkufisika/GRT/delta.gifl = http://www.unhas.ac.id/%7Emkufisika/GRT/alfa.gifhttp://www.unhas.ac.id/%7Emkufisika/GRT/delta.gifT
5 x 10-5 mm = (11 x 10-6/oC)(1,0 mm) http://www.unhas.ac.id/%7Emkufisika/GRT/delta.gifT
*      T 5oC
13. Sebuah balok baja mempunyai panjang 200 meter pada temperatur 20oC. kalau temperatur ekstrimnya (temperatur yang dimungkinkan berekspansi ) adalah – 30oC hingga +40oC, berapakah panjang ekspansi maupun kontraksinya.
Jawab :
Berdasarkan tabel 11.1, koefisien muai panjang baja adalah 12 x 10-6/oC.
Panjang ekspansi : http://www.unhas.ac.id/%7Emkufisika/GRT/delta.gifL = (12 x 10-6/oC)(200m)(40oC – 20oC) = 4,8 x 10-2 m ( bertambah sepanjang 4,8 cm).
Panjang Kontraksi; http://www.unhas.ac.id/%7Emkufisika/GRT/delta.gifL = (12 x 10-6/oC)(200m)(-30oC – 20oC) = -12,0 x 10-2 m
( bertambah panjang 12 cm)

14.Panas sebesar 12 kj diberikan pada pada sepotong logam bermassa 2500 gram yang memiliki suhu 30oC. Jika kalor jenis logam adalah 0,2 kalori/groC, tentukan suhu akhir logam!

Pembahasan
Data :
Q = 12 kilojoule = 12000 joule
m = 2500 gram = 2,5 kg
T1 = 30oC
c = 0,2 kal/groC = 0,2 x 4200 joule/kg oC = 840 joule/kg oC
T2 =...?

Q = mcΔT
12000 = (2,5)(840)ΔT
ΔT = 12000/2100 = 5,71 oC

T2 = T1 + ΔT = 30 + 5,71 = 35,71 oC
15.500 gram es bersuhu −12oC dipanaskan hingga suhu −2oC. Jika kalor jenis es adalah 0,5 kal/goC, tentukan banyak kalor yang dibutuhkan, nyatakan dalam satuan joule!

Pembahasan
Data :
m = 500 gram
T1 = −12oC
T2 = −2oC
ΔT = T2 − T1 = −2o − (−12 ) = 10oC
c = 0,5 kalori/groC
Q = ....?

Q = mcΔT
Q = (500)(0,5)(10) = 2500 kalori

1 kalori = 4,2 joule
Q = 2500 x 4,2 = 10500 joule

16.500 gram es bersuhu 0oC hendak dicairkan hingga keseluruhan es menjadi air yang bersuhu 0oC. Jika kalor jenis es adalah 0,5 kal/goC, dan kalor lebur es adalah 80 kal/gr, tentukan banyak kalor yang dibutuhkan, nyatakan dalam kilokalori!

Pembahasan
Data yang diperlukan:
m = 500 gram
L = 80 kalori/gr
Q = ....?

Q = mL
Q = (500)(80) = 40000 kalori = 40 kkal

17.500 gram es bersuhu 0oC hendak dicairkan hingga menjadi air yang bersuhu 5oC. Jika kalor jenis es adalah 0,5 kal/goC, kalor lebur es adalah 80 kal/gr, dan kalor jenis air 1 kal/goC, tentukan banyak kalor yang dibutuhkan!

Pembahasan
Data yang diperlukan:
m = 500 gram
cair = 1 kalori/groC
Les = 80 kalori/gr
Suhu akhir → 5oC
Q = .....?

Untuk menjadikan es 0oC hingga menjadi air 5oC ada dua proses yang harus dilalui:
→ Proses meleburkan es 0oC menjadi air suhu 0oC, kalor yang diperlukan namakan Q1
Q1 = mLes = (500)(80) = 40000 kalori

→ Proses menaikkan suhu air 0oC hingga menjadi air 5oC, kalor yang diperlukan namakan Q2
Q2 = mcairΔTair = (500)(1)(5) = 2500 kalori

Kalor total yang diperlukan:
Q = Q1 + Q2 = 40000 + 2500 = 42500 kalori

18.200 gram air bersuhu 80oC dicampurkan dengan 300 gram air bersuhu 20oC. Tentukan suhu campurannya!

Pembahasan
Data yang diperlukan:
m1 = 200 gram
m2 = 300 gram
ΔT1 = 80 − t
ΔT2 = t − 20
Suhu akhir = t = ......?

Qlepas = Qterima
m1c1ΔT1 = m2c2ΔT2
(200)(1)(80 − t) = (300)(1)(t − 20)
(2)(1)(80 − t) = (3)(1)(t − 20)
160 − 2t = 3t − 60
5t = 220
t = 44oC











22. Kapasitas kalor suatu benda yaitu 4.000 J/0C. Jika benda tersebut deberi panas 80 KJ dengan suhu awal 300C maka suhu akhir benda …0C
            Penyelesaian : Dik: C= 4000 J/0C
                                            Q= 80.000 J
                                            T1=300C
                                    Dit: T2= …. ?
                                    Jawab : C= Q/T2-T1
                                                                        4000 J/K= 80.000 J/ (T2-300C)
                                    4000 T2-120.000=80.000
                                                   4000T2=200.000
                                                            T2=50

23.Air dengan massa A gram pada suhu 100C dicampur dengan B gram air bersuhu 600C. Jika suhu akhir campuran 300C, maka perbandingan A dan B . . .
            Penyelesaian:
                                    Qserap                     =  Qterima
                                                                        MA.c.(30-10) = mB.c.(60-30)
                                    MA.20           =mB.30
                                    MA/MB               = 30/20
                                                          = 3:2


24. Kalor jenis air =4200 j kg-1 k-1.
Kalor jenis zat lain.berapakah kalor yang harus ditambahkan pada 4,0 x 10-3 kg bola baja untuk menaikkan suhunya dari 20°c menjadi 70°c?

Pembahasan:
M=4,0 x 10-3 kg
=70°-20°=50°k
Q=m. .c
=4x10-3.50.450
 =90j
25. 100 gram benda  yang memiliki kalor jenis 3600j/kg k dipanaskan ,sehingga suhunya naik dari        25°c menjadi 100°c.tentukan kapasitas kaornya?

Pembahasan:
C=m.c
 =0,1 . 3600
 =360
26. Dengan menggunakan thermometer celcius suatu zat terukur 50°C. berapa suhu zat tersebut bila diukur oleh temperature reamur?
      Penyelesaian  :
      Diketahui        :   t   =  50°C
      Ditanya           : 50oC = …. R
      Jawab              :
                  50oC = 4/5 (50o) = 40oC
27.Thermometer celcius dan fahrenheit menunjukkan angka yang samapada suhu berapa?
Penyelesaian =
Diketahui :     C = 5
                     F =9
XoC = (9/5x +32)oF
X = 9/5x +32
x-9/5x = 32
-4/5x = 32
-x = 160/4 = 40o
X = -40o
Jadi skala celcius akan sama dengan Fahrenheit pada suhu -40o


29. Suhu di suatu daerah mencapai 100oC. berapakah suhu daerah tersebut jika diukur dalam Fahrenheit ?
Penyelesaian :
Xo C =  (9/5 x + 32)o F
100 o C  =  (9/5 (100) + 32 )o F
100 o C  = ( 180 + 32 )0 F
100 o C  = 212o F
Suhu 100 o C sama dengan 212o f

30. Sebanyak 2,25 x 104 J energy kalor diberikan kepada 5 kg kubus perak pada awal 30oC. berapakah suhu akhir balok tersebut?
Jawab : kalor Q
Massa : 5 kg
Kalor jenis prak C= 230
Q   = m.c.    T
 T =
    = 19,5
      T   = suhu akhir – suhu awal
Suhu akhir            =      T + suhu awal
                  =  19,5 + 30
Jadi, suhu akhir kubus perak adalah 49,5

40. Sebuah tembaga bermassa 100g dipanaskan hingga suhunya 90o, lalu dicelupkan kedalam bejana yang berisi 150g air pada suhu 30oC. dengan menggunakan pertukaran kallor  terhadap lingkungan sekitar dan kalor yang diserap bejana. Hitunglah suhu akhir campuran kalor jenis 390 J / kg K, kalor jenis air 4200 J /kg K
penyelesaian :
            M1.10009 = 0,1 kg    m2 = 150 = 0,15 Kg
             C1 = 390 J/Kg K          c2 = 4200 J/Kg K
             T1 = 90o C                              T2 = 30oC
Jawab :
 M1.c1.    T1 = m2.c2.   T2
 0,1.390.(90-x) = 0,15.4200.(x-30)
 39 (90-x) = 630 (x-30)
            3510.(39x) = 630x – 18900
            630 + 39x = 3510 + 18900
            669 = 41310
         = 61,7
         = 62

41. Seorang tukang arloji menggunakan sebuah lup yang fokusnya 5 cm. a) Hitung perbesaran maksimum yang dapat diperoleh dari lup tersebut.  b) Hitung juga perbesaran lup jika mata tidak berakomodasi .  Abaikan jarak mata-lup dan anggap mata normal.
Jawab :
a) Perbesaran maksimum terjadi ketika :



 


b) Untuk mata tidak berakomodasi, bayangan yang
                   dibentuk lensa harus jatuh di
                  Ma = Sn/f = 25/5= 5










































Guru Pembimbing : Ibu sri
Nama: Indria Asrinda
Kelas: X RSBI H

DINAS PENDIDIKAN NASIONAL SEKOLAH MENEGAH ATAS NEGERI 2 BENGKULU




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

kumpulan soal dan pembahasan fisika semester 2 kelas X

1.Seorang yang miopi titik dekatnya 25cm sedangkan titik jauhnya 100 cm.Agar ia dapat melihat benda yang jauh,ia harus memakai kacamata yang kekuatannya…. Jawab :     S= ~   ; S’= -100 cm                         1/f = 1/100                         D= 1/-100 X 100 =   -1 dioptri 2. Aldo ketika berumur 55 tahun menderita hipermetropi, tidak dapat membaca koran yang berada lebih dekat dari 50 cm di depan matanya. Berapa dioptri kekuatan kacamata christiano ronaldo ? jawab : S' = -50 cm, S = 25 cm, f ? dan P? 1/25 + 1/-50 = 1/f, f = 50 cm, P = 100/50        = 2 Dioptri 3.Seorang penderita Miopi memakai lensa -1,0   D.     Berapa titik jauh orang tersebut? Jawab : ...

Sistem politik di Dunia

 Sistem Politik di Dunia Menurut Carter dan Hez , sistem politik dibedakan menjadi dua macam, yaitu: 1. Apabila pihak yang memerintah dan ruang lingkup jangkauan kewenangan       beberapa orang maka sistem politik ini disebut pemerintahan dari atas . 2. Apabila pihak yang memerintah terdiri atas banyak orang maka sistem politik       ini disebut demokrasi . Jika kewenangan pemerintah pada prinsipnya       mencakup segala sesuatu yang ada dalam masyarakat maka rezim ini disebut       totaliter . Pemerintahan yang memiliki kewenangan terbatas dan membiarkan       sebagian besar kehidupan masyarakat mengatur diri sendiri tanpa campur       tangan masyarakatnya dijamin dengan tata hukum yang telah disepakati        bersama, rezim ini disebut liberal . Menurut Almond dan Powell , dikategorikan menjadi 3 macam sistem politik: 1. Siste...